Pangkas Biaya Operasional Perusahaan Dengan ERP

erp perusahaan

Sederhanakan operasional perusahaan melalui sistem terpusat yang terintegrasi dan fleksibel

Efisiensi operasional menjadi kunci utama bagi perusahaan untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif. Di era digital saat ini, sudah banyak platform digital yang dapat membantu perusahaan untuk memangkas biaya operasional mereka. Salah satunya adalah Enterprises Resource Planning (ERP). ERP merupakan sistem perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan mengintegrasikan proses-proses bisnis utama dalam sebuah perusahaan ke dalam satu platform terpusat.  Dengan menggunakan ERP, perusahaan dapat memangkas biaya operasionalnya hingga 30%.

Bagaimana ERP dapat Memangkas Biaya Operasional ?

1. Mengurangi Ketergantungan terhadap Sistem Manual

Beberapa perusahaan masih mengandalkan spreadsheet atau pencatatan manual untuk mengelola data. Cara ini tidak hanya menghabiskan waktu, tetapi juga meningkatkan risiko human error. Dengan ERP, seluruh operasional bisnis dapat terkelola menjadi satu platform digital terpusat. Sehingga mengurangi duplikasi data, human error, dan mempercepat proses administrasi.

2. Meminimalisir Biaya Pemeliharaan Software Terpisah / Data Silo

Beberapa perusahaan masih menggunakan berbagai software terpisah untuk mengelola keuangan, inventaris, penjualan, dan HR. Setiap software membutuhkan biaya lisensi dan pelatihan untuk karyawan. Kondisi ini membuat biaya IT semakin tinggi. Dengan adanya ERP, perusahaan tidak perlu membayar biaya tambahan untuk sistem yang berbeda-beda. Sehingga pengeluaran IT dapat ditekan secara signifikan.

3. Manajemen Inventaris Lebih Efisien

Persediaan barang atau bahan baku yang tidak terkelola dengan baik dapat menimbulkan dua masalah yaitu :
– Kekurangan stok yang dapat mengganggu operasional bisnis
– Kelebihan stok yang membebani biaya penyimpanan

ERP memiliki fitur monitoring inventaris yang dapat membantu perusahaan untuk mengetahui stok barang atau bahan baku setiap saat. Sehingga perusahaan dapat melakukan perencanaan pengadaan barang atau bahan baku yang lebih akurat, menekan biaya, dan menjaga kelancaran produksi maupun distribusi.

4. Meningkatkan Produktivitas Karyawan

Menggunakan sistem manual akan membuang waktu banyak untuk pekerjaan administratif yang dilakukan berulang. Seperti input data keuangan, penyusunan laporan, pencatatan penjualan, dan yang lain. Dengan ERP, proses ini dapat diotomatisasi sehingga karyawan tidak perlu melakukan pekerjaan yang sama dan berulang. Sehingga mereka lebih fokus terhadap tugas yang memberikan nilai lebih tinggi untuk perusahaan.

5. Mempercepat Pengambilan Keputusan

ERP menyajikan laporan dan analisis bisnis secara real-time. Mulai dari data keuangan, penjualan, inventaris, dan lainnya dapat diakses kapan saja dalam satu dashboard terpusat. Dengan informasi yang akurat dan cepat, manajemen dapat mengambil keputusan strategis tanpa harus menunggu laporan manual yang memakan waktu lebih lama.

Secara mendasar, ERP memiliki peran krusial dalam proses bisnis. Hal ini dikarenakan ERP dapat menyediakan akses ke laporan secara real-time dan analitik bisnis yang akurat, sehingga memungkinkan manajemen dapat membuat keputusan yang lebih cepat. Dengan strategi yang tepat, perusahaan dapat mengalokasikan sumber daya lebih efisien dan mengurangi pengeluaran biaya yang tidak diperlukan. Kepercayaan dalam operasi bisnis dapat dirasakan oleh pemilik bisnis setelah menggunakan sistem ERP yang berasal dari data reliable.

Memilih ERP yang Tepat untuk Perusahaan

Setiap perusahaan memiliki kebutuhan yang berbeda dalam mengelola operasionalnya, sehingga pemilihan ERP tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Solusi ERP secara idel setidaknya harus memenuhi beberapa aspek berikut :

1. Menekan Biaya Operasional

ERP seharusnya menjadi alat untuk membantu perusahaan menghemat biaya operasionalnya, bukan menambah beban baru. Dengan ERP, perusahaan dapat mengalokasikan sumber daya yang lebih efisien dan memfokuskan biaya pada hal-hal yang lebih strategis.

2. Fleksibel dan Mudah Disesuaikan

Setiap bisnis memiliki alur kerja dan kebutuhan yang unik. ERP yang tepat harus fleksibel dalam menyesuaikan modul dan fitur dalam perusahaan. Bukan sebaliknya, dimana perusahaan harus menyesuaikan dengan sistem. Fleksibilitas ini dapat membantu bisnis kecil hingga besar untuk mengadopsi ERP sesuai tahap pertumbuhan bisnis mereka.

3. Terintegrasi Penuh

Keunggulan dari ERP adalah kemampuannya untuk menyatukan berbagai lini bisnis dalam satu platform terpusat. Dengan integrasi penuh, koordinasi antar lini bisnis menjadi lebih lancar, proses bisnis lebih cepat, dan keputusan manajemen lebih tepat.

4. Scalable untuk Pertumbuhan

Seiring berkembangnya bisnis, ERP harus mampu menambah modul, fitur, dan jumlah pengguna tanpa memerlukan perubahan besar yang mahal. Dengan skalabilitas ini, perusahaan dapat memulai dari kebutuhan dasar dan menambah fungsi baru sesuai kebutuhan di masa depan, tanpa harus mengganti sistem yang sudah berjalan. Hal ini menjadikan ERP bukan hanya solusi jangka pendek, tetapi investasi strategis untuk pertumbuhan jangka panjang.

Dengan memenuhi keempat kriteria ini, perusahaan dapat memastikan bahwa sistem ERP yang dipilih merupakan investasi strategis, bukan sekadar alat administrasi saja.


Odoo ERP menjadi pilihan yang tepat karena menawarkan beberapa rangkaian aplikasi yang  terintegrasi untuk mengelola berbagai aspek bisnis seperti keuangan, inventaris, penjualan, dan lainnya. HASH sebagai learning partner odoo siap membantu mengimplementasikan sistem ERP yang fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Dengan dukungan HASH dan Odoo, perusahaan dapat memangkas biaya operasional dan mempercepat pengambilan keputusan bisnis secara real time. Jadwalkan konsultasi gratis bersama tim HASH dan temukan bagaimana ERP dapat membantu memangkas biaya operasional perusahaan anda secara efektif.