Odoo Landed Cost: Cara Kerja Fitur Wajib Ini dan Manfaatnya

Ditulis oleh:

Daftar Isi
Odoo Landed Cost Cara Kerja Fitur Wajib Ini dan Manfaatnya

Highlights

Banyak pemilik bisnis yang menghitung harga pokok produk hanya dari nilai beli di faktur pemasok. Padahal ada biaya lain seperti ongkos kirim, bea masuk, dan biaya asuransi yang seharusnya ikut masuk ke dalam harga pokok tersebut. Akibatnya, laporan laba rugi jadi tidak mencerminkan kondisi bisnis yang sebenarnya.

Kesalahan ini terlihat kecil, namun dampaknya bisa cukup serius. Harga jual yang ditetapkan bisa terlalu rendah karena biaya sesungguhnya tidak diperhitungkan dengan benar. Dengan begitu, margin keuntungan yang kamu lihat di laporan tidak sama dengan uang yang benar-benar tersisa.

Di sinilah odoo landed cost adalah solusi yang relevan untuk dibahas. Fitur ini memungkinkan bisnis mencatat semua biaya tambahan dan mengalokasikannya secara proporsional ke setiap produk. Artikel ini akan menjelaskan cara kerjanya secara lengkap dan mengapa fitur ini penting untuk bisnis kamu.

Apa Itu Landed Cost?

Apa Itu Landed Cost?

Landed cost adalah total biaya yang dikeluarkan untuk mendatangkan suatu produk hingga sampai ke gudang atau lokasi penerima. Biaya ini tidak hanya mencakup harga beli dari pemasok, tetapi juga semua pengeluaran yang muncul dalam proses pengiriman dan penerimaan barang tersebut.

Konsep ini sangat penting dalam bisnis yang melakukan pembelian dari luar kota atau luar negeri. Semakin jauh jarak dan semakin kompleks proses impor, semakin besar pula komponen biaya tambahan yang perlu diperhitungkan dalam harga pokok produk.

1. Komponen Biaya yang Termasuk dalam Landed Cost

Ada beberapa jenis biaya yang umum dimasukkan ke dalam landed cost dalam operasional bisnis sehari-hari. Pertama adalah biaya pengiriman atau freight, lalu bea masuk dan pajak impor, kemudian biaya asuransi pengiriman. Selain itu, biaya bongkar muat, penanganan di pelabuhan, dan biaya agen juga bisa termasuk di dalamnya.

Setiap bisnis bisa memiliki komponen yang berbeda tergantung jenis produk dan jalur distribusinya. Yang terpenting adalah semua biaya tersebut tercatat dan dialokasikan dengan tepat ke masing-masing produk yang diterima.

2. Perbedaan Harga Beli dan Harga Pokok Sesungguhnya

Harga beli adalah angka yang tertera di faktur pemasok, sementara harga pokok sesungguhnya adalah nilai yang mencakup semua biaya untuk mendatangkan produk tersebut. Keduanya bisa berbeda cukup signifikan, terutama untuk produk impor atau produk dengan jarak pengiriman yang jauh.

Misalnya, kamu membeli barang senilai Rp10.000.000 dari pemasok di luar kota, namun biaya pengiriman dan asuransi mencapai Rp800.000. Harga pokok sesungguhnya adalah Rp10.800.000, bukan Rp10.000.000, sehingga dasar penghitungan harga jual yang tepat harus menggunakan angka yang lebih lengkap itu.

Odoo Landed Cost adalah Fitur Bawaan yang Siap Pakai

Odoo Landed Cost adalah Fitur Bawaan yang Siap Pakai

Landed cost odoo bukan fitur tambahan yang harus dibeli terpisah. Fitur ini sudah tersedia secara bawaan dalam modul Inventory Odoo dan bisa langsung diaktifkan tanpa perlu instalasi modul pihak ketiga. Hal ini menjadikannya salah satu keunggulan nyata Odoo dibandingkan sistem lain yang memerlukan kustomisasi ekstra.

Dengan fitur ini, pengguna bisa mencatat biaya tambahan setelah penerimaan barang dan mengalokasikannya ke produk secara otomatis. Proses yang sebelumnya dilakukan manual di spreadsheet bisa digantikan dengan alur kerja yang lebih terstruktur dan terhubung langsung ke akuntansi.

1. Cara Mengaktifkan Fitur Landed Cost di Odoo

Untuk mengaktifkan fitur ini, kamu cukup masuk ke menu Inventory, lalu buka bagian Configuration dan pilih Settings. Di sana akan ada opsi Landed Costs yang bisa langsung diaktifkan dengan menggeser toggle atau mencentang kotaknya.

Setelah diaktifkan, menu Landed Costs akan muncul di bagian Operations dalam modul Inventory. Kamu juga bisa mengakses fitur ini melalui modul Purchase, tergantung alur kerja yang paling sesuai dengan kebutuhan tim kamu.

2. Metode Alokasi Biaya yang Tersedia di Odoo

Odoo menyediakan beberapa metode alokasi biaya yang bisa dipilih sesuai kebutuhan bisnis. Pertama ada metode Equal, yaitu biaya dibagi rata ke semua produk tanpa memandang jumlah atau nilainya. Kedua ada metode By Quantity, di mana biaya dialokasikan berdasarkan jumlah unit masing-masing produk.

Selain itu, tersedia juga metode By Current Cost yang mengalokasikan biaya berdasarkan nilai harga pokok produk saat ini, serta metode By Weight dan By Volume yang mendasarkan alokasi pada berat atau volume produk. Pilihan metode ini memberikan fleksibilitas agar alokasi biaya bisa seakurat dan seadil mungkin sesuai karakter produk yang dibeli.

Cara Kerja Landed Cost di Odoo

Secara garis besar, cara kerja landed cost odoo mengikuti alur yang dimulai dari pembuatan Purchase Order hingga validasi entri biaya yang berdampak ke jurnal akuntansi. Setiap langkahnya saling terhubung sehingga data yang dihasilkan konsisten dan tidak perlu diinput ulang di tempat lain.

Memahami alur ini penting agar tim keuangan dan tim gudang bisa berkoordinasi dengan baik. Dengan alur yang jelas, risiko kesalahan pencatatan bisa diminimalkan secara signifikan.

1. Membuat Purchase Order dan Menerima Barang

Langkah pertama adalah membuat Purchase Order seperti biasa di modul Purchase Odoo. Setelah pemasok mengirimkan barang, tim gudang melakukan penerimaan melalui menu Receipts sehingga stok di sistem diperbarui secara otomatis.

Penerimaan barang ini menjadi titik acuan penting sebelum landed cost bisa dibuat. Odoo membutuhkan referensi penerimaan yang sudah divalidasi agar biaya tambahan bisa dikaitkan ke transaksi yang tepat.

2. Membuat Entri Landed Cost

Setelah barang diterima, kamu bisa membuat entri landed cost dari menu Operations di modul Inventory. Di sini kamu memilih penerimaan yang menjadi acuan, memasukkan jenis biaya seperti ongkos kirim atau bea masuk, kemudian memilih metode alokasi yang sesuai.

Sistem akan menghitung secara otomatis berapa porsi biaya yang dialokasikan ke setiap produk berdasarkan metode yang dipilih. Kamu bisa meninjau hasilnya sebelum melanjutkan ke tahap validasi, sehingga ada kesempatan untuk memastikan angkanya sudah benar.

3. Validasi dan Dampak ke Jurnal Akuntansi

Setelah semua data dipastikan benar, klik tombol Validate untuk menyelesaikan proses landed cost. Secara otomatis, Odoo akan membuat jurnal akuntansi yang mencatat biaya tersebut ke akun yang sesuai dan memperbarui nilai harga pokok produk di laporan persediaan.

Dampaknya langsung terasa pada laporan keuangan karena nilai Cost of Goods Sold akan mencerminkan harga pokok yang lebih akurat. Integrasi ini yang membuat Odoo unggul karena tidak ada data yang perlu dipindahkan secara manual antar modul.

Baca Juga : 14 Contoh Sistem Informasi Manajemen di Perusahaan

Keuntungan Menggunakan Odoo untuk Mengelola Landed Cost

Menggunakan Odoo ERP untuk mengelola biaya ini bukan sekadar soal kemudahan teknis. Lebih dari itu, ada perubahan nyata dalam kualitas data dan pengambilan keputusan bisnis yang bisa kamu rasakan. Berikut beberapa keuntungan yang paling signifikan.

1. Akurasi Harga Pokok yang Meningkat Drastis

Ketika semua biaya tambahan tercatat dan teralokasi dengan benar, harga pokok produk menjadi jauh lebih akurat. Ini berarti kamu bisa menetapkan harga jual yang lebih tepat, tidak terlalu murah sehingga merugi, dan tidak terlalu mahal sehingga kehilangan pelanggan.

Akurasi ini juga berpengaruh pada laporan laba rugi yang menjadi cerminan kondisi bisnis yang sesungguhnya. Dengan data yang benar, keputusan bisnis seperti menentukan produk mana yang paling menguntungkan bisa dibuat dengan lebih percaya diri.

2. Integrasi Langsung dengan Modul Akuntansi

Salah satu kekuatan terbesar fitur landed cost odoo adalah integrasinya yang mulus dengan modul akuntansi. Setiap entri landed cost yang divalidasi langsung menghasilkan jurnal akuntansi tanpa perlu input ulang oleh tim keuangan.

Hal ini mengurangi risiko perbedaan data antara laporan gudang dan laporan keuangan. Selain itu, proses rekonsiliasi di akhir bulan menjadi jauh lebih cepat karena semua transaksi sudah tercatat secara konsisten dalam satu sistem.

3. Cocok untuk Bisnis Skala UKM hingga Menengah

Odoo sering dianggap hanya cocok untuk perusahaan besar, padahal sistem ini sangat fleksibel dan bisa disesuaikan dengan skala UKM sekalipun. Fitur landed cost tidak memerlukan konfigurasi yang rumit sehingga bisa langsung digunakan oleh tim dengan sumber daya terbatas.

Bagi UKM Indonesia yang mulai melakukan impor atau pembelian antar pulau, fitur ini bisa menjadi fondasi pencatatan biaya yang solid sejak awal. Dengan begitu, bisnis berkembang dengan data keuangan yang rapi dan terstruktur dari tahap awal.

Penerapan Landed Cost pada Odoo

Sebagai gambaran nyata, bayangkan sebuah usaha menengah yang mengimpor bahan baku elektronik dari Tiongkok. Setiap pembelian biasanya disertai biaya freight internasional, bea masuk, pajak impor, dan biaya handling di pelabuhan. Sebelum menggunakan Odoo, semua biaya ini dicatat secara terpisah di spreadsheet dan tidak pernah benar-benar teralokasi ke setiap produk.

Setelah menerapkan fitur landed cost di Odoo, perusahaan tersebut bisa langsung mengaitkan semua biaya impor ke penerimaan barang yang relevan. Dengan metode alokasi By Current Cost, biaya didistribusikan secara proporsional berdasarkan nilai produk sehingga komponen yang lebih mahal menanggung biaya lebih besar.

Hasilnya, harga pokok produk di sistem menjadi jauh lebih akurat dibandingkan sebelumnya. Tim manajemen akhirnya bisa melihat margin keuntungan yang sebenarnya per produk dan mengidentifikasi komponen mana yang paling membebani biaya impor mereka.

Kasus seperti ini bukan pengecualian. Banyak bisnis di Indonesia yang melakukan pembelian lintas daerah atau impor menghadapi tantangan serupa, dan solusinya sebenarnya sudah tersedia dalam sistem yang mungkin sudah mereka gunakan.

Siap Terapkan Landed Cost di Bisnis Kamu? Mulai dengan Konsultasi Gratis

Setelah memahami bagaimana odoo landed cost adalah solusi yang terintegrasi dan siap pakai, langkah selanjutnya adalah memastikan fitur ini dikonfigurasi dengan benar sesuai kebutuhan bisnis kamu. Konfigurasi yang tepat akan menentukan seberapa akurat data harga pokok yang kamu dapatkan sejak hari pertama.

Kalau kamu masih ragu atau belum tahu harus mulai dari mana, konsultasi bisa menjadi langkah awal yang tepat. Bersama tim konsultan Odoo berpengalaman, kamu bisa mendiskusikan kondisi bisnis, alur pembelian, dan jenis biaya yang perlu dialokasikan agar sistem bisa dikonfigurasi sesuai kebutuhan spesifik kamu.

Jangan biarkan kesalahan pencatatan harga pokok terus menggerus keuntungan bisnis kamu. Hubungi tim kami sekarang untuk konsultasi gratis dan mulai kelola landed cost dengan cara yang benar menggunakan Odoo.

Baca Juga : ERP Berbasis Web: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya

Bagikan artikel
Picture of Septian Bagus Widyacahya

Septian Bagus Widyacahya

Digital marketer dengan fokus utama pada SEO & SEM. Memiliki pengalaman sejak 2018 dalam mengembangkan strategi digital marketing, melakukan audit SEO, content creation, dan paid advertising.

Artikel Terkait